Macam- Macam Monosakarida dan Penentuan Stereokimia

Macam- Macam Monosakarida dan Penentuan Stereokimia
Karbohidrat adalah golongan senyawa organik, polihidroksi aldehid atau polihidroksi keton, atau senyawa lainnya apabila dihidrolisa dapat menghasilkan kedua senyawa tersebut. Karbohidrat berasal dari kata karbon (C) dan hidrat (H2O). Karena molekul karbohidrat selalu mempunyai perbandingan antara hidrogen dan oksigen = 2 : 1 . Oleh karena itu rumus umum karbohidrat adalah C12 (H2O)11, tetapi tidak semua senyawa yang mempunyai perbandingan H : O = 2 : 1 adalah senyawa karbohidrat. Contoh asam asetat mempunyai rumus C2H4O2 bukan termasuk karbohidrat. 
Karbohidrat sangat penting karena mereka memberikan energi dan bahan bakar untuk tubuh kita sehingga otak kita bisa berfungsi dengan baik dan agar otot-otot kita dapat bekerja. Bentuk paling sederhana dari karbohidrat adalah monosakarida. Monosakarida (dari Bahasa Yunani mono: satu, sacchar: gula) adalah senyawa karbohidrat dalam bentuk gula yang paling sederhana. Monosakarida memiliki atom karbon 3 sampai 6, setiap atom karbon memiliki gugus hidroksil, keton atau aldehida, setiap molekul monosakarida memiliki 1 gugus keton atau 1 gugus aldehida. Gugus aldehida selalu berada di atom C pertama sedangkan gugus keton selalu berada di atom C kedua.
è  Jenis-jenis Monosakarida:
A.    Berdasarkan gugus fungsionilnya:
1.      Aldose memiliki gugus aldehida pada salah satu ujungnya. Contohnya glukosa

 











2.      Ketosa biasanya memiliki gugus keton pada atom C2. Contohnya  fruktosa











B.     Berdasarkan jumlah atom Cnya
1.      Triosa : mengandung 3 atom C, contohnya Gliserosa, Gliseraldehid, Dihidroksi aseton
2.      Tetrosa : mengandung 4 atom C, contohnya : threosa, Eritrosa, xylulosa
3.      Pentosa : mengandung 5 atom C, contohnya  Lyxosa, Xilosa, Arabinosa, Ribosa, Ribulosa
4.      Hexosa : mengandung 6 atom C, contohnya Galaktosa, Glukosa, Mannosa, fruktosa
5.      Heptosa : mengandung 7 atom C, contohnya Sedoheptulosa
è Stereokimia
Struktur glukosa atau karbohidrat yang lain dapat digambarkan dalam tiga bentuk stereokimia:
1)      Proyeksi Fischer (rantai lurus/linier)
2)      Struktur Haworth (siklik/cincin sederhana)
3)      konformasi kursi

Namun para kimiawan sering menggambarkan struktur monosakarida siklik menggunakan proyeksi Haworth bukan proyeksi Fischer.
1.      Proyeksi Haworth dan Proyeksi Fischer

Proyeksi Haworth tidak menggambarkan yang sesungguhnya karena cincin piranosa yang sesungguhnya membentuk kursi seperti sikloheksana tidak datar. Meski demikian proyeksi ini digunakan secara luas.

Notasi D & L dilakukan karena adanya atom C dengan konfigurasi asimetris seperti pada gliseraldehida. Penampilan dalam bentuk gambar bagian bawah disebut Proyeksi Fischer

Untuk gula dengan atom C asimetrik lebih dari 1, notasi D atau L ditentukan oleh atom C asimetrik terjauh dari gugus aldehida atau keton. Gula yang ditemui di alam adalah dalam bentuk isomer D. Gula dalam bentuk  D merupakan bayangan cermin dari gula dalam bentuk L. Kedua gula tersebut memiliki nama yang sama, misalnya D-glukosa & L-glukosa.

Stereoisomers lainnya memiliki names yang unik, misalnya glukosa, manosa, galaktosa, dll. Jumlah stereoisomer adalah 2n, dengan n adalah jumlah pusat asimetrik. Aldosa dengan 6-C memiliki 4 pusat asimetrik, oleh karenanya memiliki 16 stereoisomer (8 gula berbentuk D dan 8 gula berbentuk L).
Permasalahan:
1.      Mengapa? para kimiawan sering menggambarkan struktur monosakarida siklik menggunakan proyeksi Haworth bukan proyeksi Fischer
2.      Apa keuntungan dan kerugian bila manusia banyak mengkonsumsi makanan yang termasuk ke dalam monosakarida?
3.      Apa ke khasan dari monosakarida?


Komentar

  1. saya akan mencoba menjawab permasalahan kedua yakni Apa keuntungan dan kerugian bila manusia banyak mengkonsumsi makanan yang termasuk ke dalam monosakarida?
    jawab: monosakarida merupakan salah satu dari karbohidrat atau dapat dikatakan salah satu penyusun dari karbohidrat itu sendiri. Keuntungan yang akan kita dapat jika kita mengkonsumsi karbohidrat itu akan menghasilkan energi, dimana itu merupakan fungsi utama dari karbohidrat. dimana setiap satu gram karbohidrat kita akan memperoleh 4 kalori yang dapat menunjang sumber energi dalam tubuh kita untuk dapat beraktifitas aktivitas. sedangkan kerugiannya jika mengkonsumsi berlebih maka akan menyebabkan tertimbunnya lemak didalam tubuh sehingga dapat menyebabkan banyak penyakit seperti diabetes melitus

    BalasHapus
  2. Saya Dara Juliana (A1C116026) akan menjawab pertanyaan nomor 3. Yaitu Apa ke khasan dari monosakarida? Jawabnnya ; yaitu kekhasannya monosakrida ini tidak berwarna. Dan ada ciri khas yang lainnya seperti
    Merupakan karbohidrat yang paling sederhana,tidak dapat dihidrolisis lebih lanjut
    Merupakan kristal padat yang bebas larut di dalam air, tidak larut dalam pelarut nonpolar
    Berasa manis
    Diserap langsung oleh alat pencernaan
    Mempunyai rumus empiris (CH2O)n, dimana n = 3 – 8. Jumlah atom C: triosa, tetrosa, pentosa dan heksosa
    Perbedaan struktur menyebabkan sifat spesifik.

    BalasHapus
  3. Assalamualaikum wr,wb. Saya MAYA RIZKITA (A1C116028) , akan menjawab pertanyaan pertama (1), Proyeksi Haworth tidak menggambarkan yang sesungguhnya karena cincin piranosa yang sesungguhnya membentuk kursi seperti sikloheksana tidak datar. Meski demikian proyeksi ini digunakan secara luas. Semoga bermanfaat.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reaksi-Reaksi Spesifik Pada Nukleotida

Hasil Analisis Pembentukan Struktur Sekunder dan Tersier Pada Protein

Penentuan Stereokimia pada Monosakarida